Sejarah Dan Perkembangan Musik Dangdut Indonesia

Sejarah Musik Dangdut Sejarah Musik Dangdut Di Indonesia

Selamat datang di blognya media celoteh. Kali ini saya akan memberikan sedikit cerita perjalanan tentang Sejarah Musik Dangdut Di Indonesia.


Mendengar kata "Dangdut", jelas kita akan teringat tokoh idola di Indonesia. Siapa yang tidak kenal dengan Rhoma irama dan Elvi sukaesih. Ya, beliau adalah raja dan ratu dangdut di bumi Indonesia ini. Musik dangdut ini banyak mengalami perkembangan dan pembaharuan. Meskipun begitu, tidak mengurangi cita rasa musik dangdut tersebut. Terbukti dari semua lapisan masyarakat yang sangat menggandrungi aliran musik ini. Tentunya mulai dari anak-anak, remaja hingga dewasa.

Nah, sekarang waktunya kita menyimak perjalanan awal mula musik dangdut masuk ke Indonesia, dan perkembanganya.

Pada waktu kita ini belum lahir, tepatnya di tahun 635, banyak banget saudagar-saudagar Arab yang datang di Indonesia. Kenapa? Mereka berdagang. Mereka ini juga memberikan beberapa ilmu tentang ajaran agama Islam kepada masyarakat Indonesia, tentunya menjadi awal penyebaran agama Islam di negara kita.

Setelah agama Islam semakin berkembang pesat, para saudagar dari Arab ini juga memperkenalkan musik Qasidah. Dan semakin pesat lagi ketika kedatangan saudagar dari Gujarat pada tahun 900, kemudian juga disusul oleh saudagar dari Persia di tahun 1300 sampai tahun 1600.

Musik dangdut kemudian berkembang lagi ketika gambus masuk ke Indonesia. Musik gambus ini juga berasal dari Arab. Alat musik yang digunakan memiliki bentuk seperti gitar, tapi suaranya rendah. Para musisi Arab menggunakan gambus sebagai iringan saat mendendangkan musik mereka di bumi indoneaia. Dan pada akhirnya, tepatnya di abad ke-20 musik gambus ini sangat terkenal dan dinikmati oleh masyarakat Indonesia.

Aliran musik baru masuk lagi ke Indonesia pada tahun 1950. Musik yang dibawa oleh Edmundo Ros, Xavier Cugat, Perez Prado, dan Los Panchos merupakan musik Amerika Latin yang kemudian menjadi lekat dengan telinga orang Indonesia.

Para musisi di indonesia sangat senang bereksperimen dengan aliran-aliran musik yang pernah ada di Indonesia seperti musik India. Perkembangan ini juga semakin pesat karena didorong dengan politik anti-Barat yang selalu dicetuskan oleh Soekarno. Masa ini mencatat nama-nama besar seperti Said Effendi dengan lagu Seroja-nya, P. Ramlee dari Malaya serta Husein Bawafie yang merupakan salah satu penulis lagu terkenal.

Nah, di tahun 1968 akhirnya musik dangdut telah selesai digodok dan mulai muncul ke permukaan. Salah satu tokoh andalan dalam lahirnya musik dangdut ini yaitu Rhoma Irama dengan Soneta Group pimpinannya. Kemudian mulai muncul nama-nama yang sampai sekarang masih terkenal seperti Mansyur S., A. Rafiq, dan Muchsin Alatas. Alat musik yang digunakan pun sekarang sudah mulai modern, seperti gitar listrik, perkusi, sexophone, dan keyboard.

Kemudian di tahun 1970-an juga mula ada pengaruh musik rock dalam cara permainan gitar untuk dangdut, sehingga masa itu juga menjadi medan perang antara rock dengan dangdut. Karena perang ini juga sempat diadakan konser “duel” group band God Bless melawan Soneta Group yang di gawangi oleh Rhoma irama. Hal-hal tersebut yang mengubah dangdut dan memisahkannya dengan musik Melayu secara keseluruhan. Jadi, akibat duel tersebut, para musisi mengeksperimen lagi melahirkan musik rock dangdut.


Pada tahun 2000 an, musik dangdut semakin marak di indonesia. Lahirlah kembali aliran musik dangdut koplo. Musik dangdut semakin terkenal di tahun 2005. banyak sekali kita jumpai hiburan musik dangdut ketika masyarakat mempunyai hajatan pernikahan atau khitan.

Hampir di berbagai daerah indonesia kini mempunyai group orkes dangdut. Seperti yang paling terkenal di kalangan pemuda-pemudi adalah Om Sera, Om New Pallapa, Om Avita dan masih banyak lagi yang lainya. Tak berhenti disitu, group orkes asal Nganjuk Jawa Timur pun yang bernama Om Sagita mengkolaborasikan musik dangdut dengan musik jaranan. Group musik ini sangat populer di kalangan pecinta dangdut.

Sekarang ini hampir semua group orkes dangdut mempunyai ciri khas tersendiri, silahkan di amati sendiri sajian musik dari setiap group.

Dari tulisan di atas, begitulah awal mulanya musik dangdut masuk dan berkembang di Indonesia.

Oh iya, ngomong-ngomong biduan dangdut Favorit kalian apa gaes? kalau aku sih Via Vallent, mantan penyanyinya Om SERA Itu lho:D

Semoga bermanfaat :)

#Salam Harmoni

Posting Komentar